09/01/10

Tip Memilih Distro Linux


Apa itu Distro ?
Distro merupakan paket Linux yang dikemas dengan menggunakan fitur-fitur serta aplikasi tertentu. Linux, yang diperkenalkan oleh Linus Torvald, sebenarnya merupakan kernel dan bukan sistem operasi yang lengkap. Perusahaan ataupun sekelompok orang lalu membuat distro dan melengkapi kernel Linux dengan berbagai fitur dan aplikasi yang kemudian didistribusikan baik secara komersial maupun cuma-cuma. Namun karena (kernel) Linux menggunakan lisensi GNU/GPL, maka otomatis distro-distro tersebut juga berlisensi sama sehingga bebas didistribusikan / didownload secara gratis.

Tidak semua distro cocok untuk setiap orang. Masing-masing distro biasanya ditujukan untuk segmen pengguna Linux tertentu, bahkan beberapa distro ditujukan untuk platform tertentu. Berikut beberapa kriteria yang harus dimiliki distro Linux agar mudah/user friendly dalam penggunaanya :

Dapat diinstall secara relatif mudah. setidaknya sudah menyertakan mode GUI dalam instalasinya sehingga tidak membingungkan pengguna untuk mencoba instalasi Linux di kompinya. Bila perlu coba yang Live CD sehingga kita bisa mengetahui ‘daleman’ dari distro tersebut sebelum melakukan instalasi.Memiliki kemampuan pendeteksian hardware yang relatif bagus. Ini berarti, kernel Linux standar ditambah dengan berbagai patch driver hardware, termasuk kemungkinan dimasukkannya berbagai driver proprietary.
Memiliki kemampuan multimedia yang cukup. setidaknya dapat memainkan beberapa fomat audio/video yang umum seperti mp3, mpg, avi dll. sehingga diharapkan pengguna tidak bosan untuk belajar Linux.
Memiliki cukup banyak aplikasi yang sering digunakan pengguna, misalnya office suite, internet, multimedia dan utilities pada saat instalasi default.
Memiliki cukup banyak paket tambahan ( Repositori ) yang nantinya akan dibutuhkan oleh pengguna.
Datang dengan versi aplikasi yang up to date untuk digunakan.
Memiliki manajemen paket yang cukup mudah digunakan oleh pengguna untuk melakukan administrasi paket/aplikasi ( install, uninstall, upgrade dan lain-lain )
Memiliki siklus rilis yang teratur, misal 6 bulan sekali atau maksimal 1 tahun sekali.

Linux untuk masa depan...

Jenis-jenis Dan Keunggulan Linux

linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Ada beberapa jenis linux diantaranya adalah sebagai berikut :

• Linux Debian•
• Linux Redhat•
• Linux Mandrake•
• Linux Caldera Open•
• Linux Slackware•
• Linux SuSe•
• Linux Corel•
• Linux Turbo•
• Linux Ubuntu•
• Linux Ubuntu Moslem Edition•
• Linux Ubuntu Kristen Edition•
• Linux Ubuntu Desktop Edition •
• Linux Fedora•
• Linux Caldera Open•
• Linux Corel•
• Linux Xandros •
• Linux Mandriva•
• Linux Blangkon•
• Linux Kubuntu•
• Linux Lycoris•
• Linux Knoppix•
• Linux Simply Mepis•

Keunggulan Linux diantaranya adalah sbagai berikut :
1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka alias tidak ada biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
2. Aplikasi yang tersedia banyak dan dapat diperoleh secara gratis dan legal.
3. Linux memliki keamanan yang sangat baik.
4. Dukungan perusahaan komersial seperti : Oracle, Netscape, IBM, Corel, Sun, Informix dan Adaptec.
5. Preemptive multitasking, yaitu menangani banyak proses secara bersamaan, semua proses tersebut tidak saling menghalangi/ menghambat walaupun berjalan pada saat yang sama.
6. Multiuser, yaitu lebih dari satu orang dapat menggunakan program yang sama/ berbeda-beda dari satu mesin yang sama pada saat bersamaan di terminal yang sama/berbeda.
7. Multiconsole. Dalam satu komputer, pengguna dapat melakukan login dengan nama user yang sama/berbeda lebih dari satu kali, tanpa perlu menutup sesi sebelumnya.
8. Kestabilan sistem yang sangat baik bila dibandingkan dengan sistem operasi yang populer seperti windows
9. Tidak perlu melakukan defragment. Linux memakai sistem file ext2fs (Second Extended File System) yang mempunyai keunggulan reduksi fragmentasi otomatis. Dengan memakai ext2fs, kinerja baca/tulis (akses) dari/ke harddisk tetap terjaga.
10. Dukungan akses 33 macam sistem file yang berbeda. Linux mampu mengakses sistem file FAT16, FAT32 (kepunyaan DOS), VFAT (Win), HPFS (OS/2), Minix, UFS (Solaris), Xenix, SCO, Novell, dsb.

 
Linux Kita Design by Trick and Tips Powered by Blogger